BALIKPAPAN – Menindaklanjuti laporan masyarakat tentang tanah amblas akibat tergerus air hujan dan menyebab sebuah mushola alami kerusakan, Komisi 3 DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kilometer 10, Kecamatan Balikpapan Utara, (10/12/2019).

Kondisi mushola Al Ikhlas yang disidak para wakil rakyat Kota Minyak ini, saat ditinjau mengalami kerusakan pada dinding gedung mushola. Retaknya dinding mushola akibat tanah di bawahnya amblas. Selain akibat tergerus air hujan, amblasnya siring mushola juga karena kondisi gorong gorong jalan tol di samping mushola tidak berfungsi maksimal.

“Dari hasil peninjauan ini diketahui bahwa kerusakan disebabkan oleh amblasnya tanah di mushola dekat jalan tol Balikpapan-Samarinda,” kata Ali Munsjir Halim, Sekretaris Komisi 3 DPRD Balikpapan saat ditemui wartawan.

Dia menambahkan, untuk membantu permasalahan mushola Al Ikhlas ini, DPRD Balikpapan mengusulkan bantuan melalui dana hibah. Namun, untuk bisa memperoleh dana hibah tersebut juga harus jelas status mushola maupun status lahan mushola.

“Satu satunya bantuan yang bisa disalurkan untuk memperbaiki kerusakan mushola adalah melalui dana hibah karena rusaknya bangunan mushola bukan karena bencana alam,” tambah Munsjir.
Mushola Al Ikhlas yang disidak oleh Komisi 3 DPRD Balikpapan karena mengalami amblas.

Selain meninjau amblas di Mushola Al Ikhlas, rombongan Komisi 3 DPRD Balikpapan yang terdiri Ali Munsjir Halim, Amin Hidayat, Taufik Qulrahman dan Fadillah ini sebelumnya juga telah meninjau longsor di Jalan Banjar RT 9 Gunung Sari Ilir (GSI), Balikpapan Tengah.

“Longsor yang terjadi di RT 09 GSI ini sebenarnya sudah terjadi sejak 3 tahun lalu dan sudah dilaporkan kepada instansi terkait namun belum ada tindak lanjutnya. Jika tidak segera diambil tindakan dikhawatirkan dapat menimpa rumah warga yang ada dibawahnya,” terang Munsjir.

Upaya pencegahan sementara, tambah Munsjir, adalah melakukan penanaman pohon bambu. Sedangkan untuk jangka panjangnya harus dilakukan penyiringan atau memasang turap agar longsor susulan tidak terjadi lagi.

“Kita sarankan agar warga menanam pohon bambu untuk mengurangi terjadinya longsor akibat erosi. Dan jangka panjangnya dengan segera membangun turap untuk mengantisipasi longsor susulan,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Sidak para wakil rakyat Kota Minyak ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tanah longsor yang mengancam keselamatan nyawa warga yang tinggal di bawahnya serta lainnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati